Selamat, Anda menemukan t-shirt putih terbaik yang akan dikenakan dan dibeli lagi dan lagi hingga akhir masa. Sekarang tinggal mencari tahu bagaimana untuk pertahankan warna pada t-shirt putih yang kita tahu sulitnya sama seperti menemukannya. Tapi ada harapan, #cottoninkteam punya 8 tips yang bisa diikuti untuk menjaga t-shirt putih agar selalu cemerlang sepanjang masa.

Pertahankan Warna pada T-Shirt Putih

Cuka bisa bantu mencegah warna yang menguning

Meski menyemprotkan bagian ketiak pada t-shirt dengan cuka bisa mencegah noda, baunya tidak menyenangkan untuk kebanyakan orang. Maka kalau Anda menambahkan 120 ml cuka putih ke deterjen yang bisa digunakan, Anda masih bisa mendapatkan efek mencerahkan yang sama ajaibnya tanpa bau tidak menyenangkan.

Mengganti deodoran dengan yang natural

Faktanya, salah satu alasan utama keberadaan noda kuning di bagian ketiak pakaian adalah reaksi aluminum di deodoran yang berinteraksi dengan protein di keringat Anda. Bertransisi menggunakan deodoran alami, atau setidaknya yang tidak mengandung aluminum, akan memperlambat proses menguningnya.

Air lemon bisa melawan noda yang sudah ada dan mencegah noda-noda di masa depan

Mengoleskan air perasan lemon di area rawan noda setelah pemakaian dapat memecah kotoran atau keringan menempel dan mengurangi risiko adanya noda. Merendam dengan air lemon juga bisa bantu mengurangi kemunculan perubahan warna. Campur 125 ml air lemon dengan delapan liter air panas dan biarkan t-shirt Anda direndam selama kira-kira satu jam sebelum memindahkannya ke mesin cuci. Bilas lalu cuci seperti biasa. Nantinya t-shirt Anda menjadi lebih cemerlang dengan aroma lemon yang segar.

Gunakan detergent yang secara khusus memang diformulasikan untuk kain putih

Deterjen untuk kebutuhan spesifik seperti pakaian berwarna bukanlah candaan! Bahan anti noda seperti boraks sangat luar biasa untuk mengenahkan residu yang tidak diinginkan dari kain, termasuk kotoran, keringat, dan pewarna (di mana inilah sebabnya Anda harus menghindari menggunakannnya pada pakaian berwarna). Cari deterjen dengan boraks, sodium bikarbonat, atau soda kue untuk digunakan pada cucian berwarna putih.

Hanya gunakan pemutih pada bahan katun 100%

Meski begitu, gunakan jarang-jarang. Terlalu banyak pemutih bisa menyebabkan kain yang menguning dan lama kelamaan akan rusak. Terutama kain yang sangat lembut seperti jersey atau sintetis seperti spandeks.

Selalu pisahkan cucian berwarna dengan pakaian putih

Bahkan jika pakaian yang lain warnanya hampir putih juga. Sejumlah kecil pewarna akan bocor dari item yang tidak berwarna putih dan dapat menodai t-shirt putih Anda. Jika Anda terus menerus mencuci t-shirt putih dengan yang abu-abu, jangan kaget kalau nantinya mereka akan mulai terlihat kusam atau kotor.

Cuci dalam jumlah sedikit

Semakin banyak pakaian yang disumpal ke mesin cuci, semakin banyak kotoran yang akan dilepas ke air. Meski fungsi utama deterjen adalah mencegah kotoran menempel lagi ke pakaian, semakin banyak kotoran yang mengambang, semakin berat kerja deterjen Anda. Pastikan untuk tidak mengisi lebih dari 2/3 mesin cuci dan pertimbangkan untuk mencuci handuk tebal terpisah dari t-shirt tipis Anda.

Biarkan kering alami

Sangat mudah menaruh t-shirt di mesin pengering, atur seting tinggi, keluarkan, dan Anda siap berangkat. Tapi ada dua alasan utama Anda harus meninggalkan kebiasaan buruk ini. Pertama, mengekspos kain halus pada panas tinggi secara teratur akan merusaknya dengan cepat dan kain yang rusak akan sulit dibersihkan nodanya. Kedua, matahari adalah pencerah kain alami, jadi menjemur pakaian putih bisa membuat mereka terlihat baru lebih lama.

Baca Juga: Cara Mudah Utak Atik Denim dengan 3 Gaya Menggulung yang Kece

You May Also Like