COTTONINK

Yuk Kenalan dengan PHA, Salah Satu Kandungan Avoskin Miraculous Refining Toner
Beauty

Avoskin Miraculous Refining Toner

Jika Kamu sangat antusias dengan produk perawatan kulit, maka kemungkinan besar Kamu sudah tahu (dan menyukai serta menggunakan secara reguler) kandungan alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA) dalam produk eksfoliasi yang rutin Kamu gunakan. Meski begitu, Kamu mungkin menyadari akronim ketiga yang belakangan ini sering dibicarakan: PHA (kepanjangan dari polyhydroxy acid). Muncul pertanyaan, acid jenis apakah ini? Apalagi dengan semakin tenarnya salah satu produk eksfoliasi dalam negeri, Avoskin Miraculous Refining Toner, yang memiliki PHA sebagai pendamping AHA dan BHA yang sudah kita kenal sebelumnya.

Kali ini #CottoninkTeam mau mengajakmu berkenalan dengan bahan aktif ini. Sedikit bocoran, PHA ini kemungkinan bisa menjadi penyelamat bagi Kamu yang kulitnya sensitif terhadap kandungan acid pada produk eksfoliator.

Berkenalan dengan PHA yang Terkandung dalam Avoskin Miraculous Refining Toner

image

Polyhydroxy acid (PHA) adalah exfoliant kimia dan merupakan ‘sepupu’ dari alpha hydroxy acid (AHA) karena ia adalah AHA generasi kedua. PHA yang paling umum digunakan untuk produk skin care adalah glukonolakton, galaktosa, dan asam laktobionat.

Mirip seperti AHA, PHA bekerja dengan mengeksfoliasi sel kulit mati pada permukaan, menghasilkan warna dan tekstur kulit yang merata. Ia juga bantu bahan lain pada produk skin care masuk lebih dalam ke lapisan kulit sehingga meningkatkan kemanjurannya.

PHA juga menghidrasi kulit. Ia mendukung fungsi perlindungan kulit yang mengunci kelembaban dan mengurangi kemunculan garis halus dan kerutan. Selain itu, PHA memiliki manfaat antioksidan yang bantu memperbaiki dan mencegah kerusakan kolagen dan sel kulit yang disebabkan oleh UV dan radikal bebas dari polusi.

Apakah

Apakah PHA yang Terkandung dalam Avoskin Miraculous Refining Toner Cocok untuk Kulitmu?

image

Semakin Kamu mengerti jenis kulit dan permasalahannya, semakin mudah untuk menentukan bahan apa yang cocok untukmu.

AHA, seperti glycolic acid dan lactic acid, dapat lebih dalam menembus lapisan kulit. Sementara BHA, dengan kandungan salicylic acid, lebih cocok untuk kulit yang lebih berminyak dan rawan berjerawat. Umumnya AHA ditujukan untuk kulit kering dan digunakan karena afinitasnya untuk meningkatkan faktor kelembaban alami dan mengeksfoliasi sel kulit mati. Sementara BHA bekerja pada pori tersumbat, meluruhkan sebum dan sel kulit mati, serta bantu mengeksfoliasi jerawat yang bisa berujung pada pigmentasi pasca peradangan.

Jika kulitmu mentoleransinya, pilihlah produk seperti Avoskin Miraculous Refining Toner yang mengkombinasikan PHA dengan AHA dan BHA. Perlu diketahui, jika Kamu memiliki kulit yang sangat sensitif, PHA saja sudah bisa menjadi kandungan yang tepat untukmu karena ia cukup lembut untuk digunakan bahkan jika Kamu memiliki rosacea atau eczema.

Meski begitu, jangan pernah membeli produk eksfoliator kimia secara terpisah dan menggunakannya bersamaan. Hal tersebut bisa memberi efek yang berlebihan pada kulit sehingga menyebabkan penipisan kulit dan memecah ikatan sel yang sehat.

Tips Menggunakan Produk Skincare dengan Kandungan PHA seperti Avoskin Miraculous Refining Toner

image

Pasangkan dengan Bahan yang Membentuk Pelindung Kulit

Untuk memperkuat perlindungan kulit, sebaiknya menggunakan produk PHA yag mengandung ceramides, hyaluronic acid, glycerin, dan peptides. Bisa juga memasangkan exfoliator PHA dengan produk yang mengandung salah satu dari empat bahan tersebut. Karena PHA memiliki sifat menghidrasi, ia akan meningkatkan manfaat yang didapat dengan menkombinasikannya dengan bahan yang mengunci kelembaban.

Lakukan Tes Sebelum Penggunaan

Sebelum Kamu oleskan produk PHA ke seluruh wajah, terlebih dahulu lakukan tes pada lenganmu. Jika Ia tidak menimbulkan iritasi pada kulit setelah 24 jam, barulah Kamu bisa menggabungkannya secara bertahap pada rutinitas skin care.

Gunakan Seperlunya, Tapi Hati-hati dengan Iritasi

Sebaiknya menggunakan produk PHA sebanyak 3 hari yang tidak berturut-turut dalam satu minggu. Lalu perlahan tingkatkan frekuensinya selama kulitmu bisa mentoleransinya.

Bisa juga mengamati reaksi kulitmu sebagai petunjuk. Kamu mungkin bisa menggunakan Avoskin Miraculous Refining Toner dan serumnya setiap hari. Bisa juga Kamu merasa lebih baik menggunakannya satu atau dua kali dalam seminggu. Jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk pada label tentang frekuensi penggunaan ini.

Gunakan setelah Mencuci Wajah dan Sebelum Mengoleskan Pelembab

Kamu bisa menggunakan produk mengandung PHA di pagi maupun malam hari setelah mencuci wajah. Sama seperti kebanyakan perawatan eksfoliasi, produk mengandung PHA sangat bagus jika digunakan pada kulit yang bersih. Selalu lanjutkan dengan serum (jika kamu memang menggunakannya) dan pelembab untuk mengunci hidrasi dan melindungi pertahanan kulitmu. Jangan lupa untuk mengakhirinya dengan tabir surya spektrum luas di siang hari untuk mencegah kulit terbakar matahari.

Berhati-hatilah dengan Bahan Tertentu

Dikarenakan PHA adalah acid, ia tidak boleh dikombinasikan dengan bahan lain yang sensitif terhadap pH. Ini termasuk vitamin C yang merupakan molekul yang paling tidak stabil. Sebaiknya, gunakan serum vitamin C di pagi hari dan exfoliator mengandung PHA di malam hari.

Selain itu, sejauh tidak mengganggu kulitmu, beberapa penelitian menyarankan pemakaian retinyl acetate (vitamin A) untuk meningkatkan efek PHA. Tapi pastikan untuk tidak menggunakannya produk dengan kandungan tersebut secara bersamaan untuk menghindari iritasi pada kulit. Untuk kulit yang sangat sensitif, Kamu bisa juga coba menggunakan PHA dan retinoid bergantian setiap harinya.

Baca Juga: Yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Belajar Bahasa Inggris dengan Menonton Film

More on Beauty