Gaya hidup minimalis sedang banyak diikuti belakangan ini. Segala aspek kehidupan diusahakan utnuk menjadi minimalis; dapur, rumah, bawaan ketika traveling, hingga isi lemari pakaian. Lemari pakaian dengan semangat minimalis ini sering disebut sebagai lemari kapsul.

Lemari kapsul adalah istilah yang diciptakan oleh Susie Faux, seorang pemilik butik di London bernama Wardrobe pada 1970. Istilah ini diartikan sebagai koleksi pakaian dengan jenis-jenis yang sangat esensial dan modelnya tidak pernah ketinggalan zaman. Sangat cocok untuk Anda yang ingin mulai menerapkan gaya hidup minimalis.

Ketika memulai lemari kapsul, pastilah akan ada kesalahan yang terjadi. Jangan khawatir, jadikan kesalahan tersebut sebagai kesempatan untuk belajar. Kali ini #cottoninkteam akan membagikan 10 kesalahan paling umum ketika memulai lemari kapsul.

Berbagai Kesalahan Ketika Membuat Lemari Kapsul

Terlalu Fokus pada Angka

Anda memutuskan mencoba lemari kapsul, jadi hal pertama yang dilakukan adalah mencari di Google berapa banyak item yang bisa diikutsertakan. Terdengar familiar? Sepertinya semua orang pernah melakukan ini. Namun perlu diingat kalau ini bukanlah tentang jumlah pakaian. Lebih tentang menciptakan lemari minimalis yang cocok untuk Anda.

Beberapa orang punya 33 item sementara yang lain ada yang mendekati 60 item. Itu tidak masalah. Punya patokan jumlah membantu ketika akan mulai mengisi lemari. Tapi jangan khawatir jika akhirnya item Anda kurang atau melebihi jumlah patokan tersebut, selama itu sesuai untuk Anda, lakukan saja.

Meniru Lemari Orang Lain

Sambil mencari jumlah yang tepat untuk dimasukan ke lemari, Anda tentu juga mencari tahu item apa saja yang perlu diikutsertakan. Pencarian ini akan membawa banyak daftar yang membantu dalam keputusan memasukan item apa saja ke lemari. Anda juga mungkin akan menghabiskan waktu melihat-lihat lemari lain yang sudah jadi di Pinterest. Sangat menggoda untuk meniru daftar ini pada lemari Anda. Tapi penting diingat kalau lemari-lemari tersebut cocok untuk si pemilik lemari.

Ada daftar yang menyarankan 9 bawahan dan 12 atasan dan 2 dress, namun jika Anda sehari-hari senang mengenakan dres, maka harus ada lebih banyak dress di lemari Anda. Ini tentang menemukan apa yang sesuai untuk Anda dan tidak meniru lemari-lemari yang terlihat sempurna di Pinterest. Gunakan daftar yang tersedia sebagai patokan dalam membangun isi lemari tapi jangan ditiru mentah-mentah begitu saja.

Tidak Mempertimbangkan Gaya Hidup Sehari-hari

Hampir serupa dengan kesalahan nomor 2, banyak dari kita yang menciptakan isi lemari untuk gaya hidup fantasi dan bukan gaya hidup sesungguhnya. Mudah untuk meyakinkan diri kalau Anda akan menghadiri banyak acara dan pesta yang glamor sementara kenyataannya Anda lebih banyak menghabiskan malam di rumah saja. Jika Anda bekerja dari rumah dan hanya sesekali keluar untuk bekerja, mungkin Anda tidak perlu memasukan terlalu banyak setelan bisnis. Sama Begitu juga jika Anda pegawai kantoran di mana akan membutuhkan banyak pakaian kerja dan lebih sedikit pakaian kasual. Pikirkan gaya hidup dan bagaimana Anda menghabiskan waktu luang sebelum merencanakan isi lemari. Dengan cara ini, lemari Anda akan sesuai.

Terlalu Kaku

Anda sudah membaca semua aturan dan mengikutinya satu per satu. Memiliki beberapa aturan bisa bantu Anda fokus pada tantangan yang ada. Namun jika memiliki banyak peraturan membuat Anda malah kesulitan, itu artinya Anda terlalu kaku. Pada akhirnya ini adalah lemari Anda dan harusnya tidak dikelilingi terlalu banyak peraturan. Kita semua butuh sedikit fleksibilitas. Jika Anda ingin mengenakan dress yang sudah lama disimpan untuk musim panas, pakailah. Jika Anda harus mengganti sesuatu dari lemari, lakukanlah. Anda tidak akan bermasalah jika melanggar peraturan dalam hal ini.

Tidak Mengerti Personal Style

Meski lemari kapsul bisa jadi alat yang berguna dalam mengembangkan personal style, Anda harus memiliki sedikit pemahaman tentang hal tersebut sebelum memulai. Penting untuk berfokus pada seperti apa personal style Anda dan ingin jadi seperti apa ke depannya. Pikirkan tentang apa yang dipilih untuk dikenakan sehari-hari. Penampilan macam apa yang disukai? Bagaimana penampilan tersebut cocok dengan personal style Anda? Perhatikan blogger atau Pinterest favorit untuk penampilan yang disukai. Habiskan waktu untuk memikirkan personal style sebelum membuat lemari kapsul. Dengan begini Anda akan menahan diri dari meniru lemari orang lain dan akan menciptakan lemari yang cocok dengan Anda.

Bermain Terlalu Aman

Anda menciptakan isi lemari yang penuh dengan item dasar dalam warna hitam, putih, dan abu-abu dan sekarang Anda bosam. Mengenakan serba hitam bisa jadi sedikit membosankan setelah beberapa lama. Kita semua butuh banyak item dasar di lemari, tapi jika Anda tidak punya item khas yang menonjol, rasa bosan akan cepat menghampiri. Pastikan Anda memasukan beberapa item menyenangkan untuk membuat lemari tetap menarik. Coba menambahkan beberapa aksesoris berwarna terang atau memasukan sedikit warna di sana sini. Ini supaya Anda tidak cepat bosan dengan isi lemari.

Item yang Dimiliki Berkualitas Rendah

Anda tidak berfokus pada kualitas ketika membuat lemari kapsul dan sekarang semuanya terlihat lusuh dan kusam. Kualitas sangat penting ketika Anda memiliki lemari seperti ini. Karena akan jumlah item yang sedikit harus dikenakan sering-sering dalam waktu yang cukup lama. Tidak ada yang ingin mengenakan pakaian yang terlihat lusuh dan compang-camping. Pilihlah item berkualitas tinggi untuk lemari kapsul sehingga akan awet sepanjang musim. Ingatlah kalau lemari ini adalah tentang kualitas dan bukan kuantitas.

Lemari Anda Berantakan

Tidak peduli jika ada 30 atau 200 barang di lemari, jika ia berantakan, memilih penampilan yang akan dipakai akan menjadi sebuah perjuangan. Anda bisa memiliki lemari kapsul terbaik tapi jika pakaiannya tertumpuk di lantai, Anda akan tetap berpikir kalau tidak punya apapun untuk dikenakan. Keuntungan memiliki lemari kapsul adalah kemudahannya dalam mengorganisir lemari. Cari waktu untuk merapikan lemari sebelum mulai menjadikannya kapsul dan pastikan untuk merapikan kembali apapun yang habis dipakai.

Memiliki Terlalu Banyak Item yang Mengikuti Tren

Anda berbelanja sebelum membuat lemari kapsul dan kembali dengan segala hal yang sedang trendi saat ini. Nantinya Anda mendapati diri menatap lautan item-item menakjubkan dan tidak punya ide bagaimana menciptakan penampilan yang mudah dikenakan dengan itu semua. Tren dirancang untuk datang dan pergi jadi Anda akan menemukan diri dengan item-item yang akan ketinggalan zaman dengan cepat. Dari pada mengikuti tren, sebaiknya fokus saja menambahkan item-item klasik ke lemari. Anda masih bisa menikmati tren tapi hanya menambahkan satu atau dua item saja dibandingkan mengisi lemari hanya dari item-item tersebut.

Mati-matian Membuatnya jadi Sempurna

Anda harus menerima kalau sesulit apapun kita mencoba, tidak akan pernah ada yang memiliki lemari kapsul yang sempurna. Nikmati saja kreativitas Anda selagi bisa. 🙂

Baca Juga: 12 Tanda Anda Punya Hubungan Baik dengan Uang

You May Also Like