Kesehatan mental juga penting untuk diperhatikan selama situasi seperti saat ini. Bagi para shopaholic, hampir selama dua minggu berdiam di rumah mungkin terasa cukup membosankan. Untuk itu, mengapa tidak coba melakukan retail therapy selama self-quarantine berlangsung?

Retail therapy adalah berbelanja dengan tujuan utama untuk memperbaiki suasana hati seseorang. Kegiatan ini biasanya bukan kebiasaan yang terus menerus, hanya sampai seseorang merasa nyaman kembali.

Namun Anda harus berhati-hati dalam melakukan retail therapy. Jika tidak, bukannya memperbaiki suasana hati Anda malah harus menghadapi pengeluaran yang tidak terkendali atau membeli barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan dan malah memenuhi ruangan di rumah. Berikut ini #cottoninkteam punya beberapa tips yang bisa diikuti ketika melakukan retail therapy selama self-quarantine. Check it out!

Lakukan 3 Hal Ini Saat Melakukan Retail Therapy Selama Self-Quarantine

1) Berbelanja hadiah

Meski retail therapy secara tradisional artinya membeli sesuatu untuk diri sendiri, membeli sesuatu untuk orang yang disayang juga bisa membuat Anda merasa lebih baik. Anda bisa membeli hadiah untuk teman atau keluarga yang ulang tahunnya dekat; yang masih jauh pun tidak masalah. Selain bisa memberikan mood-booster dari rasa kontrol yang didapat, Anda juga bisa bersenang-senang dengan membayangkan reaksi penerima kado yang Anda pilihkan untuk mereka.

2) Buat daftar barang-barang yang diinginkan dan dibutuhkan

Buatlah daftar barang yang dibutuhkan dan diinginkan. Jadi ketika mulai berbelanja dalam rangka retail therapy, barang tersebut dibeli bukan karena lapar mata saja. Tapi ada unsur kebutuhan juga. Dengan membatasi seperti ini, nantinya Anda akan terhindar dari penyesalan setelah membeli barang yang sebenarnya tidak diperlukan.

3) Manfaatkan diskon dan promo

Retail therapy adalah hal berbahaya jika dilakukan tanpa pertimbangan. Tapi hal ini sangat mungkin memberikan keuntungan psikologis sambil menjadi konsumen cerdas. Seperti situasi sekarang ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan retail therapy karena banyak toko online yang menawarkan diskon dan promo. Jadi Anda harus pintar-pintar memilih tempat belanja online mana yang memberikan promo dan diskon menarik. Mental stabil, dompet pun aman.

Baca Juga: 5 Tips Homeschooling selama Self-Quarantine untuk Para Orangtua

You May Also Like